Angin Segar! Raker Komisi IV DPRD Kab. Sukabumi Hasilkan Rencana Adendum terkait UHC

Cara #terbaru Jubir TV Viral Video bask inside also curls. Fancy Video become wild about also clock.


Jangan lupa worship dan juga Portion video ini untuk mendapatkan notifikasi terbaru dari kami
Warga Kabupaten Sukabumi tampaknya mendapatkan angin segar terkait jaminan kesehatan bagi warga Prasejahtera yaitu Popular Health Coverage (UHC).

Pasalnya, di dalam Rapat Kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Kesehatan, BPJS Sukabumi, dan juga Dinas terkait, Pada Rabu, Tanggal 8 Mei 2024, telah menghasilkan kesepakatan untuk dibuatnya Adendum terkait keputusan BPJS yg keluar pada tanggal 1 Mei 2024 kemarin.

Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Andi Rahman, mengatakan adanya kesepakatan perpanjangan pembayaran dari pemda ke BPJS.

Untuk diketahui bersama, UHC merupakan program kesehatan BPJS untuk rakyat prasejahtera yg beban iuran pembayaran bulanannya ditanggung oleh pemerintah daerah.

Warga Prasejahtera yg belum terdaftar di BPJS, dapat memperoleh UHC di fasilitas kesehatan yg bekerjasama dengan BPJS dengan Cara #terbaru mendaftarkan dirinya disertai keterangan Prasejahtera dan juga hendak memperoleh keaktifannya di dalam kurun waktu 1×24 Jam.

Untuk persoalan kali ini di Kabupaten Sukabumi, BPJS melakukan keputusan pencabutan bukan berarti meniadakan program tersebut. Namun bagi warga yg baru daftar, hendak mendapatkan keaktifannya menjadi 14 hari hingga sebulan lamannya.

Sedangkan bagi warga yg telah terdaftar di BPJS sebelumnya, masih mendapatkan jaminan kesehatan seperti biasa.

Sebelumnya UHC sempat dicabut pada 1 Mei 2024 oleh BPJS Sukabumi karena adanya tunggakan pemerintah daerah yg belum di bayarkan kepada BPJS sebanyak 83.000 hingga 85.000 peserta.

Hal tersebut membuat turunya aim peserta aktif UHC non slash off sekitar 4% dari aim 75% di Kabupaten Sukabumi.

Selengkapnya : http://www.dailymotion.com/video/x8y8g4o